Publication Discussion
-
Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya mendukung keterbukaan dan kualitas ilmiah, sehingga artikel yang telah diterbitkan tetap terbuka untuk ditanggapi, dikritisi, dan didiskusikan oleh komunitas akademik. Mekanisme ini bertujuan menjaga integritas literatur ilmiah dan mendorong dialog yang konstruktif.
Bentuk Diskusi Pasca Penerbitan
- Komentar dan tanggapan ilmiah: pembaca dapat menyampaikan tanggapan, pertanyaan, atau kritik terhadap artikel yang telah terbit.
- Surat kepada editor (letter to the editor): tanggapan tertulis atas metode, data, analisis, atau kesimpulan artikel.
- Tanggapan penulis (author’s reply): penulis diberi kesempatan menjawab komentar atau kritik yang diterima.
- Koreksi (corrigendum/erratum): perbaikan atas kesalahan yang ditemukan setelah terbit, baik oleh penulis maupun redaksi.
- Penarikan artikel (retraction): dilakukan apabila ditemukan pelanggaran etika publikasi atau kesalahan serius yang membuat temuan tidak dapat diandalkan.
Ketentuan Pengajuan Tanggapan
- Tanggapan dikirim ke [email protected], dengan mencantumkan judul artikel, penulis, volume/nomor, dan DOI.
- Tanggapan harus bersifat ilmiah, berbasis bukti, santun, dan tidak mengandung unsur penghinaan, ujaran kebencian, atau serangan pribadi.
- Penulis tanggapan wajib mencantumkan nama lengkap, afiliasi, dan email aktif. Tanggapan anonim tidak diproses.
- Redaksi akan menyeleksi tanggapan dalam 15 hari kerja. Tanggapan yang layak diteruskan kepada penulis artikel untuk dijawab dalam 30 hari.
- Dugaan pelanggaran etika (plagiarisme, duplikasi publikasi, manipulasi data, dll.) ditangani sesuai Kebijakan Etika Publikasi jurnal dan pedoman COPE (Committee on Publication Ethics).
- Keputusan redaksi bersifat final.
Dugaan Pelanggaran Integritas Penelitian
Apabila dalam diskusi pasca penerbitan muncul dugaan pelanggaran integritas penelitian (allegation of research misconduct), seperti fabrikasi, falsifikasi, plagiarisme, publikasi ganda, manipulasi data atau gambar, maupun kepenulisan yang tidak sah, redaksi akan menanganinya secara rahasia, objektif, dan sesuai pedoman COPE (Committee on Publication Ethics). Redaksi dapat meminta klarifikasi dan data pendukung dari penulis serta institusinya sebelum mengambil keputusan berupa koreksi (corrigendum/erratum), pernyataan keprihatinan (expression of concern), atau penarikan artikel (retraction).







