Analisis Efisiensi Performa Website Green Computing Fandom dan Wikipedia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa website berdasarkan prinsip green computing dengan membandingkan website Fandom dan Wikipedia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengujian performa menggunakan parameter fully loaded time, total page size, dan jumlah HTTP request dengan bantuan tools GTmetrix. Pengujian dilakukan sebanyak sepuluh kali untuk masing-masing website guna memperoleh data yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Wikipedia memiliki performa yang lebih baik dengan rata-rata waktu muat 5,65 detik, ukuran halaman 0,407 MB, dan 32 HTTP request, dibandingkan Fandom yang memiliki waktu muat 9,8 detik, ukuran halaman 4,81 MB, dan 396 HTTP request. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur website yang lebih sederhana mampu meningkatkan efisiensi dan kecepatan akses. Dengan demikian, penerapan prinsip green computing terbukti dapat meningkatkan kinerja website sekaligus mengurangi konsumsi sumber daya.
References
[2] N. Qosidah, “Systematic Literature Review: Energy Metrics, Trade-Offs, and Best Practices in Green IT and Green Software,” Jurnal Ilmiah Sistem Informasi (JUSI), vol. 4, no. 1, pp. 58–69, 2025.
[3] L. M. Syamsuri and W. Pakartipangi, “Challenges and Opportunities in Implementing Green Data Centers in Indonesia Toward Sustainable Digital Infrastructure,” Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, vol. 11, no. 6, pp. 104–118, 2025.
[4] F. Muttaqi, M. Alfaujianto, and A. Surahmat, “Perancangan Framework Green IT untuk Mengurangi Dampak Negatif dalam Organisasi,” FORTECH (Journal of Information Technology), vol. 9, no. 1, 2025.
[5] G. A. Prakoso, A. P. Kharisma, and M. A. Rahman, “Perbandingan Efektifitas Teknik Code Splitting dan Lazy Loading dalam Meningkatkan Efisiensi Website ReactJS (Studi Kasus: Website Pemesanan Perkemahan Bedengan),” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 9, no. 8, pp. 1–9, 2025.
[6] R. Pirata, M. F. Faturahman, M. A. Picauly, A. Purnomo, N. Z. Syauqi, M. S. A. Lababan, D. Oktaria, and R. Yasirandi, “Evaluasi dan Optimalisasi Kinerja Website Sekolah dalam Transformasi Digital,” Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 29–35, 2023.
[7] A. Hambali, I. Mufarrihah, I. Lazulfa, and S. Widoyoningrum, “Penerapan Algoritma Huffman dalam Sistem Penyimpanan Digital Berbasis Web,” Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, vol. 3, no. 4, pp. 293–306, 2025.
[8] F. N. Darmawan and D. Wijayanto, “Optimalisasi Website Cleon Melalui Pendekatan Waterfall: Transformasi Antarmuka yang Lebih User-Friendly,” Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi, vol. 6, no. 2, 2024.
[9] J. K. Cheka, R. Toyib, A. Wijaya, and Muntahanah, “Analisis Performa, Overload, dan Kerentanan pada Website Basarnas Bengkulu untuk Optimalisasi Kinerja,” Jurnal Processor, vol. 20, no. 2, pp. 131–147, 2025.
[10] N. Cahyono and Kamarudin, “Perbandingan GTmetrix, Lighthouse, Pingdom dan PageSpeed Insights dalam Evaluasi Performa Website,” Jurnal Ilmiah MEDIA SISFO, vol. 18, no. 2, pp. 95–104, 2024.
[11] D. C. Mongkau, A. Berelaku, and S. Arni, “Analisis Performa Website Menggunakan GTMetrix,” Jurnal Minfo Polgan, vol. 12, no. 2, pp. 857–864, 2023.
[12] M. A. Putri, “Implementing and Analyzing Web Performance Testing for Universitas Terbuka’s Website with GTMetrix and Pingdom,” Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi, vol. 7, no. 4, pp. 1598–1602, 2024.
[13] C. A. P. Tjahyadi, N. A. Marjuki, and F. A. Akmal, “Evaluasi Efisiensi Website Perguruan Tinggi Swasta di Pulau Jawa,” Etika Teknologi Informasi, vol. 1, no. 2, pp. 1–9, 2025.
[14] A. M. Putri, R. F. Nabila, and S. H. Prasetyo, “Green Computing dalam Pengembangan Website Pemerintah Desa di Provinsi Jawa Timur,” Etika Teknologi Informasi, vol. 1, no. 2, pp. 10–16, 2025.
[15] A. F. Ihsan, U. Hidayati, and Mardinawati, “Analisis Kualitas Website dengan Metode Webqual 4.0 dan Importance Performance Analysis,” Keunis, vol. 10, no. 2, pp. 29–40, 2022.






