Implementasi Sistem Pembayaran Digital pada Platform Jual Beli Online Lokal di Toko Acong Alvino Palembang
Abstract
Transformasi digital pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing di era ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem pembayaran digital pada platform jual beli online lokal di Toko Acong Alvino Palembang dengan menggunakan pendekatan TOGAF ADM (Architecture Development Method) sebagai metode perencanaan strategis yang terukur dan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang berfokus pada pemahaman proses, pengalaman, dan dinamika organisasi selama penerapan sistem pembayaran digital berlangsung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pemilik, karyawan, serta pelanggan toko, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pembayaran digital berbasis QRIS dan e-wallet berhasil meningkatkan efisiensi transaksi hingga 45%, mengurangi kesalahan pencatatan sebesar 70%, serta mempercepat konfirmasi pembayaran secara signifikan. Penerapan TOGAF ADM terbukti efektif dalam menyelaraskan strategi bisnis, sistem informasi, dan infrastruktur teknologi secara terpadu, serta memperkuat tata kelola arsitektur digital pada tingkat usaha mikro. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi berbasis arsitektur strategis tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membentuk budaya kerja adaptif terhadap teknologi, sehingga dapat dijadikan model pengembangan digitalisasi UMKM yang berkelanjutan.
References
[2] J. W. Creswell, Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches, 4th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018.
[3] M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 4th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018.
[4] A. Z. Santika, A. M. Musyaffi, and G. M. Zairin, “Factors Influencing the Adoption of QRIS Digital Payments in MSMEs,” Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing, vol. 5, no. 1, pp. 191–208, 2024.
[5] N. Hidayat, A. Supratman, A. S. Utami, and T. Yuliastuti, “The Decision to Use QRIS in UMKM is Seen from the Perceived Benefits and Perceived Ease of Use with Intention as an Intervening Variable,” J. Economics, Finance and Management Studies, vol. 7, no. 6, pp. 3763–3769, 2024.
[6] I. P. Sari, “Adoption of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) through a Strategy to Increase the Financial Literacy of UMKM Players in the City of Solo,” MarcopoLo Journal, vol. 2, no. 6, pp. 1–9, 2024.
[7] F. R. Zaimar, A. Adriansyah, H. Haruna, W. R. Windarsari, and A. Ridha, “Dinamika Resistensi dan Adopsi QRIS pada UMKM Makassar: Analisis Kualitatif dengan Pendekatan Teori Nudge,” Jurnal Liabilitas, vol. 10, no. 2, pp. 115–128, 2024.
[8] B. H. Nisa, R. Ilmi, S. Saindra, and F. Irawan, “Persepsi Pelaku UMKM terhadap Penggunaan QRIS sebagai Metode Pembayaran Digital di Kabupaten Sumbawa: Pendekatan Kualitatif,” Jurnal Nirta: Studi Inovasi, vol. 5, no. 1, pp. 45–56, 2023.
[9] E. H. Muchtara, B. Trianto, and I. Maulana, “Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) E-Payment Adoption: Customers Perspective,” Cogent Business & Management, vol. 11, no. 1, pp. 1–16, 2024.
[10] A. C. Cynthia and Muslimin, “The Influence of Digital Payments, Financial Literacy, and Financial Management on the Performance of MSMEs in Tenggilis Mejoyo District, Surabaya,” Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), vol. 8, no. 3, pp. 8285–8293, 2025.
[11] F. Fauziah, M. Sudarma, and E. Saraswati, “MSMEs in Digital Transformation: Determinants of QRIS E-Payment Acceptance,” Jurnal Manajemen, vol. 29, no. 2, pp. 145–160, 2023.
[12] A. Ovami, “The Role of Trust in Digital Payment System Adoption among MSMEs,” International Journal of Research in Social Science, vol. 5, no. 4, pp. 210–222, 2023.
[13] Bank Indonesia, Laporan Statistik Pembayaran Digital Nasional 2024. Jakarta: Bank Indonesia, 2024.
[14] M. Wahyuni Ilhami, W. V. Nurfajriani, A. Mahendra, R. A. Sirodj, and M. W. Afgani, “Application of the Case Study Method in Qualitative Research,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 10, no. 9, pp. 462–469, 2024.
[15] S. Paparini, J. Green, and C. Papoutsi, “Case Study Research for Better Evaluations of Complex Interventions: Rationale and Challenges,” BMC Medicine, vol. 18, no. 1, pp. 1–8, 2020.
[16] D. Makateng and N. T. Mokala, “Understanding Qualitative Research Methodology: A Systematic Review,” E-Journal of Humanities, Arts and Social Sciences (EHASS), vol. 6, no. 3, pp. 327–335, 2025.
[17] N. Nugraha, “Pengaruh Pembayaran Digital terhadap Peningkatan Efisiensi dan Kepuasan Pelanggan,” Jurnal Teknologi Informasi dan Bisnis Digital, vol. 14, no. 2, pp. 88–99, 2023.
[18] P. Wibowo, “Implementasi QRIS dalam Sistem Penjualan Online UMKM,” Jurnal Sistem Informasi Indonesia, vol. 18, no. 4, pp. 301–308, 2022.
[19] D. Redman, Good Essay Writing: A Social Sciences Guide, 3rd ed. London: Open University Press, 2006.
[20] R. Restiani and L. Amaliah, “Adopsi QRIS melalui Strategi Literasi Keuangan pada UMKM di Kota Solo,” MarcopoLo Journal, vol. 2, no. 6, pp. 40–49, 2022.







